Game Multiplayer Yang Membinggungkan Para Player Baru

Saat kamu bermain game single-player, kamu dapat selalu turunkan difficulty jika terjerat pada bagian yang susah. Tetapi hal seperti itu tidak berlaku saat bermain game multiplayer/online. Jika kamu dihajar atau bingung apa yang terjadi, kamu cuman punyai dua pilihan yakni di antara keluar dari game atau tulus dan terima nasib sejauh laga.

Game multiplayer, terutamanya yang telah lama atau berdasar dari franchise yang sudah terkenal, umumnya sudah diisi oleh pemain jago dan bersaing yang dapat masuk di matchmaking-mu kapan pun. Karena itu jika kamu baru turut dalam game itu, kemungkinan besar kamu akan disiksa di game pertamamu oleh beberapa pemain yang sudah lalui babak noob itu. Bahkan juga bila kamu mujur diketemukan dengan pemain yang sama baru, pengalaman bermain di awal mula masih tetap susah karena mungkin komplikasi teknisi atau demikian “ramainya” yang terjadi dalam monitor.

Baca Juga : Kumpulan Game Gratis Android Terbaik

Pada artikel ini, kami akan mengulas game-game yang beri pengalaman sama, minimal pengalaman dari kami. Berikut daftar game multiplayer yang di mana pemain akan disiksa.

Dark Souls

Dark Souls dikenali sebagai game yang susah karena lawan yang agresif, mekanisme di mana kamu raib semua “XP” jika mati terus menerus, dan bos yang dapat membunuhmu dengan gampang. Pada dasarnya, game ini bukan game multiplayer, tetapi ada elemen PVP dan PVE ditambah.

Jika kamu berasa kesusahan di bos tertentu, kamu dapat pakai humanity dan cari pemain yang lain ingin menolong, umumnya mereka meletakkannya di dekat pintu bos. Tetapi jika kamu kerjakan begitu, beberapa invader akan masuk di game-mu.

Invader adalah kontradiksi dari yang kamu harapkan, mereka tiba untuk ajakmu tanding. Kemungkinan besar kamu akan dikunjungi mereka lebih dulu saat sebelum mendapati rekan, karena itu jika kamu tidak jago, kamu akan ditaklukkan beberapa invader, menjadi lagi hollow, pakai humanity, kembali bertemu invader dan lingkaran siksaan Dark Souls jadi berlanjut sampai kamu kekurangan humanity. Karena game tidak bantu mekanisme chat, sang invader tidak tahu jika kamu pemain baru yang kesusahan, karena itu kamu harus improvise, adapt, overcome saat bermain game ini.

MOBA PC

Dibanding dengan MOBA mobile, MOBA di PC seperti DOTA 2 dan League of Legends akan jauh membuat pemain baru bingung. Tidak ada tujuan untuk mengucilkan MOBA mobile, game di basis itu memang menyengaja disederhanakan karena pembatasan input dalam monitor touchscreen, beda ceritanya sama yang berada di PC yang di mana ada 101 tombol lebih di pegangan pemain yang di mana setiap tombol punyai perannya semasing.

Tidak cuman permasalahan tombol, MOBA dikenali akan koleksi hero dan poin yang dapat dipadankan dengan bermacam gabungan yang lain, dengan macam yang demikian luas ini, pemain akan dibikin bingung hero ini bisanya apa, poin apa yang pas, kemampuan yang mana harus diprioritaskan, dan lain-lain.

Dengan sebagian besar game MOBA di-launching free-to-play, kemungkinan besar kamu yang betul-betul akan disandingkan dengan pemain smurf yang lebih tahu darimu dan akhirnya kamu akan dihajar saat sebelum kamu tahu apakah yang bahkan juga terjadi di monitor monitor.

Starcraft 2

Jika MOBA susah untuk pendatang baru karena jumlahnya kemampuan, hero dan gabungan poin yang perlu didalami, Starcraft 2 atau bahkan juga RTS biasanya susah karena jumlahnya hotkey yang perlu kamu hafalkan agar laga dapat berjalan dengan maksimal. Komune dari game ini sudah dikenali diisi oleh pemain veteran yang lebih ingat dengan letak setiap hotkey di game daripada ingat sudahkah makan atau belum.